Rasanya tentu surprise banget ketika seorang tokoh terkenal mengenali dirimu. Padahal kamu bukan siapa-siapa.
Perasaan
seperti inilah yang saya alami ketika kemarin malam (21 Januari 2007)
turun dari Mandala Airlines dalam perjalanan Yogya - Jakarta. Saya
kaget ketika melihat Farhan naik ke dalam pesawat dan duduk tak jauh di
depan saya. "Wah... satu pesawat nih, sama artis terkenal," pikir saya.
Ingin rasanya saya langsung mendatangi dan menyapanya. Tapi niat itu
saya urungkan karena:
1. Dari wajahya, ia terlihat capek banget. Mungkin ia baru saja kerja keras, lembur dan kurang tidur.
2. Masih banyak penumpang yang lalu lalang, sehingga tindakan saya mungkin bisa mengacaukan suasana.
Saya pun bersabar. Awalnya, ingin juga sih menyapanya ketika pesawat telah terbang dan situasi tenang. Tapi saya ragu karena:
1. Itu akan membuat saya jadi pusat perhatian dan dikira norak, hihihi...
2. Mungkin Farhan juga merasa terganggu. Sebab ia tentu capek banget dan ingin memanfaatkan waktu di pesawat untuk tidur.
Saya
pun bersabar lagi, tapi niat untuk menyapa dia masih ada. Sebenarnya
sih, biasanya saya suka minder untuk menyapa orang terkenal. Ini memang
sudah sifat saya. Tapi khusus Farhan, saya merasa tak perlu minder.
Sebab beberapa waktu lalu saya sebenarnya pernah berinteraksi dengan
dia via internet.
Begini ceritanya:
Suatu malam, saya
menonton acara Lepas Malam di Trans TV. Ketika itu Farhan memang masih
menjadi pembawa acaranya. Saat itu adalah awal Ramadhan, dan Farhan
mengumumkan bahwa Lepas Malam istirahat dulu. "Tapi kita masih bisa
bertemu di internet. Coba add saja account
Lepas Malamdi Friendster. Kita friendster-friendster-an gitu lho," ujarnya sambil
bercanda. Saat itu, dia memang bnayak bercanda dengan mengulang-ngulang
kata "gitu lho".
Esoknya, saya langsung mengikuti ucapan Farhan
itu. Account Lepas Malam saya invite. Setelah di-approve, saya
memberikan sebuah testimoni. Saya mencoba bercanda juga dengan
memanfaatkan kata gitu lho" berulang-ulang.
Jonru Posted 13/10/2004
Setelah tadi malam Farhan bilang kalo
Lepas Malam ada di friendster gitu
lho.... saya langsung cari dan add jadi
friend. Biar rame gitu lho.... Saya dan
keluarga suka banget sama Lepas
Malam gitu lho. Apalagi Farhan asyik
banget ngebawain acaranya gitu lho.
Awalnya, saya nonton acara ini pas
yang jadi bintang tamunya adalah
Hidayat Nur Wahid dan Inneke gitu lho.
Saya dan keluarga nonton dan jadi
ketagihan gitu lho..................Tak terduga, beberapa hari kemudian sebuah pesan mampir ke mailbox saya di Friendster. Nama depan pengirimnya "Muhammad".
Date: Friday, 22 October, 2004 7:56 PM
Subject: OK Gitu Lho....
Message: Thanks Gitu Lho... buat testimonial nya di
Friendster Gitu Lho.... thanks banget gitu lho...
ntar nonton lagi abis Lebaran.... GITU LHO...
-FARHAN-Semula
saya merasa tak kenal. Tapi setelah membaca isi pesannya, saya kaget
bukan main. "Hah?! Saya disapa oleh Muhammad Farhan?"
Tentu
saja, ini merupakan sebuah surprise bagi saya. Bayangkan saja. Seorang
artis terkenal yang punya kesibukan segudang, masih sempat-sempatnya
menyapa saya. Saya pun membalas pesan dia itu....
Dan tak terduga, dia menjawab dengan ramah seperti ini:
Date: Friday, 5 November, 2004 3:38 PM
Subject: Re: OK Gitu Lho....
Message: BOSS, SORRY KALAU PAS TURUN DARI
TAKSI GW GAK ENGEH... MAKLUMLAH
JAKARTA KAN RAME YE.... BUT NEXT TIME
YOU SEE ME AROUND, JUST TAP MY BACK !
regards
Farhan .... GITU LHO....
Jonru wrote:
> Wah, ini mas farhan beneran ya?
> Kalo bener, surprise banget. Saya disapa sama
> selebritis. Hehehehe...
>
> Salam kenal deh mas farhan dari saya. Saya
> punya teman di Semarang yang mirip banget
> sama mas farhan. Namanya Tri Widdyanto.
Saya
> suruh ikut ASAL, dia gak mau.
>
> Sebetulnya dulu saya pernah ketemu sama mas
> farhan. Lebih tepatnya sih papasan di jalan.
> Waktu itu saya lagi jalan di depan WTC, Jl.
> Sudirman. Saya melihat ada orang yang baru
> turun dari taksi. Saya perhatikan, kok kayaknya
> kenal. Setelah dekat, eh.. kaget banget.
Ternyata
> mas Farhan. Waktu itu mas farhan sempat
melihat
> saya sekilas. Tapi mas farhan mungkin udah
lupa,
> ya. Lagipula pasti mas farhan gak kenal.
> Hehehehe..
>
> OK deh, selamat berpuasa dan moga sukses
> terus.
>
> Jonru
>
> Muhammad wrote:
> > Thanks Gitu Lho... buat testimonial nya di
> > Friendster Gitu Lho.... thanks banget gitu lho...
> > ntar nonton lagi abis Lebaran.... GITU LHO...
> >
> > -FARHAN-Kejadian
itu membuat saya sadar bahwa ternyata Farhan adalah seorang yang sangat
ramah dan merakyat. Ucapan dia membuat rasa minder saya hilang.
Dan inilah salah satu faktor kenapa saya merasa percaya diri untuk menyapa Farhan.
Ketika
pesawat telah mendarat di Bandara Cengkareng, satu persatu penumpang
turun. Momen ini saya manfaatkan sebaik-baiknya. Saya mengejar Farhan
yang telah turun duluan. Dengan penuh percaya diri saya menyapanya.
"Halo, Mas Farhan."
Dia menoleh dan segera menyahut dengan ramah. "Halo juga."
"Hm... dulu kita pernah ngobrol via Friendster lho."
"Oh ya?" ia menyahut dengan sedikit kaget dan penasaran.
Saya mengiyakan dan bercerita tentang kejadian di atas.
Farhan manggut-manggut dan bertanya, "Nama Mas Siapa?"
"Jonru"
"O...
Jonru!" Ia terlihat surprise banget ketika mendengar nama itu. Dan saya
tentu jauh lebih surprise. Sebab dari ekspresi wajah dan ucapannya,
saya merasa bahwa dia sangat hafal dengan nama saya.
"Wah, Mas Farhan masih ingat?"
"Ingat dong," sahutnya. "Tapi saya memang sudah lama banget enggak masuk ke Friendster."
Wah...
inilah surprise yang benar-benar mengejutkan. Saya sama sekali tak
menduga bahwa Farhan masih ingat pembicaraan kami di Friendster dulu,
bahkan dia masih sangat ingat pada nama saya.
Saya sempat
bertanya padanya kenapa dia terlihat capek banget. "Iya nih. Habis
mempromosikan .... (saya kurang dengar nama orang atau produk yang dia
sebutkan). Selama dua hari saya harus naik motor terus."
Saya
manggut-manggut. Belakangan, saya kepikiran bahwa mungkin dia habis
syuting iklan motor Suzuki Thunder 125 atau detergent Surf (Tantangan
Surf di Kota Anda). Sebab saat ini dia kan jadi bintang iklan kedua
produk tersebut.
Sebelum berpisah, saya pun menyempatkan diri berfoto ria dengannya.
"Sampai jumpa lagi Bos," ujarnya mengakhiri pertemuan singkat itu.
Wah... seorang selebritis memanggil "bos" pada orang yang sebenarnya bukan siapa-siapa. Pribadi Farhan memang menyenangkan.
Jakarta, 22 Januari 2007
Jonru