Saya butuh waktu yang lama dan pertimbangan yang panjang, sebelum memutuskan untuk bergabung di AsianBrain. Saya sudah melakukan penelitian, bertanya pada orang-orang yang pro maupun kontra (terhadap Asian Brain maupun Anne Ahira). Akhirnya, dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, tanggal 1 Agustus 2007 lalu saya bergabung dengan AsianBrain.

Karena diawali dengan penelitian dan belajar lebih dalam mengenai "apa sebenarnya bisnis AsianBrain itu, alhamdulillah kini sedikit banyaknya saya sudah tahu.

Dan kebetulan, tanggal 3 Agustus 2007 lalu, saya disapa oleh seorang rekan, yang kebetulan tertarik untuk bergabung dengan AsianBrain, tapi masih ragu. Kami terlibat dalam sebuah tanya jawab. Karena saya merasa pembicaraan ini seperti sebuah FAQ AsianBrain, saya coba sharing rangkumannya di sini. Semoga bermanfaat.

===================================

Teman: Pertama kali denger cerita asian brain, yang di otak saya itu MLM, alias multi level marketing pak. Sedangkan saya itu punya trauma ama yang gitu2an. Masak saya diajak temen ikut seminar MLM...pulang kerja blom makan seminarnya sampek jam 11 malem... Yang ada pegel semua badan

Jonru: O.. bukan MLM. Saya juga pernah ditipu teman soal MLM. Jadi saya tahulah. Walau sebenarnya saya tidak anti MLM. Cuma jengkel saja sama perilaku orang2nya yang tak kenal etika

Asianbrain = sekolah internet marketing. Jadi asianbrain itu cuma mengajari kita, begini lho cara berbisnis via internet. Untuk selanjutnya, kita sendirilah yang usaha

Teman: Begini pak. Yang saya ingin tanyakan soal asian brain itu. Apakah kita itu menjual produk yang kita punya? melalui internet?

Jonru: Bisa ya bisa tidak. Intinya asianbrain itu cuma sekolah. Dia mengajari kita CARANYA. Lalu kita praktek sendiri. Mau jualan produk, mau jadi agen penjualan produk lewat internet, terserah kita.

Jadi asianbrain sama sekali tidak menyuruh kita menjual sesuatu. Kalo pun ada, itu cuma optional. Boleh dipake boleh tidak, yaitu sistem referal. Jadi kalo ada orang yang daftar ke asian brain lewat kita, maka kita dapat komisi 50 ribu.

Tapi ini bukan MLM, soalnya cuma satu tingkat. Dan ini bukan wajib. Kalo gak suka, gak dipake juga gak apa2

Nah, kalo ada 4 orang yang daftar lewat kita, berarti kita kan dapat 200 ribu perbulan. Ini sama saja = kita ikut asianbrain ssecara gratis. Soalnya biaya bulanannya kan 200 ribu. hehehe..

Teman: Seperti ini mungkin contohnya: Saya punya web probadi...Trus boleh donk saya pasang tu web anne di web saya. Maka orang pun akan coba mmembuka dan kalo tertarik dan daftarlah dia lewat web saya..." Seperti itu y apak?

Jonru: Iya,spt itu

Teman: Trus uang 200 ribu yang bapak contohkan tadi, tiap bulan dapatnya pak? Atau ada batasannya?

Jonru: Kita akan dapat selama orang itu masih terdaftar di asian brain

Teman: Saya in layouter sebuah majalah...Na saya itu juga pengen banget belajar menulis selain melayout.

Jonrusaja: o ic.Kalo sukses bisnis online, insya Allah gak perlu ngantor lagi. Saya juga sebenarnya nyesal, kenapa gak dari dulu belajar internet marketing. Saya belajarnya setelah resign. Kalo sejak lama, kan hasil dari internet bisa buat modal usaha

Teman: Cuma tadi saya juga berfikir...199.000 / bulan itu memang benar untuk orang indonesia masih terlalu mahal. Saya blom daftar sih pak, karena saya masih berfikir..Apa yang saya dapatkan dari 199.000?

Jonru: Tapi ilmu itu kan emang mahal. (Soal apa yang akan didapatkan), wah... saya gak bisa janji ya...Tapi selama kita sungguh2 belajar dan berusaha, isnya Allah akan dapat hasil yang jauh lebih desar dari 199 ribu itu. Ini bukan janji2 muluk spt bisnis2 lain, Sebab semuanya tergantung pada diri kita. Asianbrain tak pernah menjanjikan apapun.


============

Nah, kalau teman-teman juga berminat, coba baca info lebih lanjut mengenai AsianBrain DI SINI :)

Thanks ya...

Maaf bila mengganggu

Jonru


37 CommentsChronological   Reverse   Threaded
muhabduh wrote on Aug 3, '07
mudah2an sukses bang!
yainal wrote on Aug 3, '07
sama dg diatas.. moga sukses mas jonru... ^_^
elfarid wrote on Aug 3, '07
Olah Mas.... kok ya ikut Asian Brain to...
Saya sudah pernah mempelajari dan dapat tawaran via surat langsung beberapa kali, kesimpulannya yaitu: PENIPUAN!!!!

Anda membayar Rp 200.000,00/bulan dengan harapan ada 4 orang yang juga TERTIPU menjadi downline anda supaya anda bebas Rp 200.000,00/bulan. Bukankah itu berarti makan uang kawan? PERHATIKAN: Itu tidak ada barang yang dijual!!!!

Duluu... sering dapat kiriman arisan berantai dengan modus sama persis dengan ASIAN BRAIN!

Semoga kawan Jonru segera TERSADAR dan INSYAF sudah TERTIPU ikut ASIAN BRAIN!


(sekedar saran saja, selanjutnya terserah anda. Monggo...)
Comment deleted at the request of the author.
jonru wrote on Aug 3, '07
elfarid said
Olah Mas.... kok ya ikut Asian Brain to...
Saya sudah pernah mempelajari dan dapat tawaran via surat langsung beberapa kali, kesimpulannya yaitu: PENIPUAN!!!!

Anda membayar Rp 200.000,00/bulan dengan harapan ada 4 orang yang juga TERTIPU menjadi downline anda supaya anda bebas Rp 200.000,00/bulan. Bukankah itu berarti makan uang kawan? PERHATIKAN: Itu tidak ada barang yang dijual!!!!

Duluu... sering dapat kiriman arisan berantai dengan modus sama persis dengan ASIAN BRAIN!

Semoga kawan Jonru segera TERSADAR dan INSYAF sudah TERTIPU ikut ASIAN BRAIN!


(sekedar saran saja, selanjutnya terserah anda. Monggo...)
mas elfarid yang baik...
coba baca lagi deh, tanya jawab dengan teman di atas
memang tak ada barang yang dijual oleh asianbrain
tapi kita sendirilah yang menjual barang yang kita kehendaki

asianbrain itu hanya SEKOLAH, mereka mengajari kita CARANYA :)
bukan menyuruh kita menjual sesuatu yang tak jelas.

semoga bisa dipahami ya... :)
jonru wrote on Aug 3, '07
elfarid said
PERHATIKAN: Itu tidak ada barang yang dijual!!!!
btw.. SEKOLAH internet marketing yang bernama asianbrain, apakah itu bukan BARANG?

Jadi kalau dikatakan tidak ada barang yang dijual, sebenarnya kurang tepat juga.

"Barang" yang kita "jual" di asian brain adalah asian brain itu sendiri.

Tapi seperti yang saya sebutkan di atas, kita TIDAK WAJIB "menjual asianbrain". Itu hanya opsional. Kita bisa fokus dalam menjalankan bisnis online, mempraktekkan hal2 yang kita pelajarai lewat sekolah asianbrain :)

orinkeren wrote on Aug 4, '07
bang jonru, orin pernah ikut seminar seharinya asian brain. orin pikir orin udah dapet pointnya. masih perlu ikut sekolahnya? (mahal gitu loooh uhuhuh) kalo orin blajar dari bang jonru aja gimana :) (wink-wink).
intinya itu khan, salah satunya, ngejual banyaknya "klik" page beriklan dan sukur2 ada orang yang beli produk via webpage kita...
ng... terus... apa lagi ya..
orin cuman penasaran tuh sama orang di warnet tempat langganan orin, tiap malam nongkrong ngomongnya naik turun. sounds like valas. bener gak sih??? penghasilan harian bisa 5-10 jt. AJG.
jonru wrote on Aug 4, '07
bang jonru, orin pernah ikut seminar seharinya asian brain. orin pikir orin udah dapet pointnya. masih perlu ikut sekolahnya?
memang, saya juga udah dapat poin2nya dari ceramah Anne Ahira.
Kalau kita praktekkan sendiri pun, sebenarnya bisa juga.
Di internet juga banyak sumber gratisan sebagai bahan belajar

Seorang teman saya yang bekerja di asianbrain juga pernah berkata, "Belajar internet marketing bisa di mana saja kok bang, yang penting fokus".

Nah, hal2 di atas juga pernah membuat saya ragu untuk gabung di asianbrain. Tapi setelah gabung, saya mendapatkan banyak hal yang di luar dugaan. Ternyata kalau ada yang mengarahkan kita secara tahap demi tahap, akan menjadi lebih jelas.

Terus terang, selama ini saya bingung ketika membaca banyaknya info "peluang bisnis" di internet. Mana yang benar? Mana yang harus saya ikuti?

Nah, di asianbrain, kita dipandu "menuju jalan yang benar" biar enggak bingung, hehehehe....

Selain itu, ada banyak hal lain - dan ini justru di luar konteks internet marketing- yang saya dapatkan setelah bergabung. Dan ini jauh lebih berharga dari materi2 yang diajarkan oleh asianbrain. Apakah itu? Saya jadi terinspirasi untuk bikin sekolah-online seperti asianbrain itu. Tapi di bidang penulisan.

Jadi, saya kira cukup valuable juga jika kita bergabung :)
orinkeren wrote on Aug 4, '07
mh........ jadi 200rebu itu uang sekolah khan...
jonru wrote on Aug 4, '07
mh........ jadi 200rebu itu uang sekolah khan...
ya gitu deh :)
drevillo wrote on Aug 4, '07
ooh gitu ya mas..saya udah lama tau Asian Brain,cuma msh lom berani gabung karena ragu sama programnya,jadi dapat referensi lagi nih ttg Asian Brain.makasih mas artikelnya :)).moga sukses.
ti2n wrote on Aug 4, '07
smoga sukses bang!
jonru wrote on Aug 4, '07
jadi dapat referensi lagi nih ttg Asian Brain.makasih mas artikelnya :)).moga sukses.
alhamdulillah
sama2 mas andre..
moga sukses juga buat anda ya... :)
arrohwany wrote on Aug 4, '07
Semoga kita semua bisa lebih berhati-hati dan menuju jalan yang lebih selamat
iwananashaya wrote on Aug 4, '07
jonru said
Teman: Saya in layouter sebuah majalah...Na saya itu juga pengen banget belajar menulis selain melayout.
Hmmmm... siapa, ya?? Jadi penasaran.. ;-)
iwananashaya wrote on Aug 4, '07, edited on Aug 4, '07
Namanya yang "ASING" itu (AsianBrain) kayaknya yang bikin agak.. gimana.. gitu.
yup... kesannya seperti MLM. :-)
iwananashaya wrote on Aug 4, '07
kayaknya.. sementara saya minat bukunya saja, deh.. :-)
jonru wrote on Aug 4, '07
kesannya seperti MLM
cuma kesannya kan?
hehehehe... :)
ayahara1 wrote on Aug 7, '07
apa Mirip Dagangannya Joko Susilo ST?,
kita beli informasi dari Joko, kita pasang iklan dan jual lagi ke orang, kita dapat 50%, joko susilo dapat 50%.
ayahara1 wrote on Aug 7, '07
kekurangan bisnis seperti itu kayaknya kasihan pembeli yang belakangan,
makin belakangan ikut, makin mulai kehabisan "ikan"/pangsa pasar.

gitu kan kira2???
jonru wrote on Aug 7, '07
apa Mirip Dagangannya Joko Susilo ST?,
kita beli informasi dari Joko, kita pasang iklan dan jual lagi ke orang, kita dapat 50%, joko susilo dapat 50%.
kayaknya antum belum baca artikel di atas secara menyeluruh pak
coba baca ulang, lalu baca yang ini juga.

semoga sukses ya....
petunjukpraktis wrote on Aug 12, '07
Sekolah internet marketing ya? Tapi bung, Rp. 200.000,- untuk sekedar belajar Adsense, bukankah itu sedikit kemahalan? Kalau kita cari-cari sebentar saja kan sudah banyak materi pembelajaran Adsense yang bagus, lengkap, untuk pemula dan GRATIS TIS TIS?

Lagi pula untuk bisa kembali modal Rp. 200.000,- menggunakan Adsense perlu waktu dan tenaga yang tidak sedikit lho. Memang kalau sudah lewat USD 100, selanjutnya akan lebih mudah. Tapi sedikit sekali dari para pemula yang bisa menembus batas USD 100.
jonru wrote on Aug 12, '07
Tapi bung, Rp. 200.000,- untuk sekedar belajar Adsense, bukankah itu sedikit kemahalan?
asian brain adalah SEKOLAH INTERNET MARKETING, bos...
bukan SEKOLAH ADSENSE :)

Internet marketing itu bukan terbatas pada adsense
di Asianbrain, memang ada materi tentang adsense
tapi itu hanya SALAH SATU dari beragam materi yang diajarkan.

Ilmu internet marketing itu kan sangat luas, dan perkembangannya cepat.
Nah, di asianbrain, kita akan selalu mendapat update terbaru.
Kita juga mendapat berbagai peluang dan kesempatan yang sulit didapatkan dari tempat lain, sebab ahira punya loby2 khusus kepada para marketer kelas dunia.

Jadi menurut saya, Rp 200 ribu itu masih wajar lah.
Anggap saja investasi.
petunjukpraktis wrote on Aug 14, '07
Hehehe memang benar sih, belajar IM bukan cuma sekedar belajar Adsense saja. Tapi tetap saja bung, saya berpendapat Rp. 200.000,- per bulan itu kemahalan. Ya mungkin tidak seberapa untuk mereka yang sudah siap menghabiskan sekian biaya untuk bisa mendapat penghasilan dari internet. Tapi jelas jadi 'seberapa' untuk mereka yang dalam keadaan kepepet secara finansial.

Nah terutama untuk mereka yang bahkan tidak bisa menyisihkan sejumlah rupiah yang 'masih wajar' per bulannya, alternatifnya adalah informasi gratis dari internet. Karena saya yakin sebagian besar materi belajar IM di AsianBrain sudah tersedia secara gratis di internet. Dan saya tidak menyarankan untuk mencuri/membajak lho!

Contoh:

- kalau ingin belajar menghasilkan uang dengan membangun content, bisa mulai belajar dari http://www.problogger.net/
- kalau ingin belajar mempromosikan produk affiliate baik gratisan maupun melalui PPC (kalau punya modal), bisa belajar dari http://www.wickedfire.com/ dan http://www.webmasterworld.com/
- kalau ingin belajar menghasilkan uang dari parkir domain bisa dari http://ronys.info/ . Kalau mau silakan mendaftar untuk ikut workshop gratis dari mas Rony. Cuma dipungut biaya minum dan snack.

Begitulah bang. Dan kalau memang ingin update terbaru di dunia IM, ya sering-sering saja berkunjung ke forum-forum IM. Silakan dikunjungi, semuanya gratis kok dan kualitas informasinya tidak kalah dari para marketing IM yang jadi koneksinya AA:
- http://www.webmasterworld.com/
- http://www.wickedfire.com/
- http://www.earnersforum.com/forumsindex.php

Sebelum menginvestasikan Rp. 200.000,- bagaimana kalau sedikit investasi waktu untuk mencari informasi gratis dan berkualitas? Bagaimanapun juga selesai anda belajar IM, anda masih harus meluangkan sekian banyak waktu untuk berjuang sebelum bisa menghasilkan uang di atas US$ 100. Jadi kenapa tidak dari sekarang saja?
jonru wrote on Aug 15, '07
Hehehe memang benar sih, belajar IM bukan cuma sekedar belajar Adsense saja. Tapi tetap saja bung, saya berpendapat Rp. 200.000,- per bulan itu kemahalan. Ya mungkin tidak seberapa untuk mereka yang sudah siap menghabiskan sekian biaya untuk bisa mendapat penghasilan dari internet. Tapi jelas jadi 'seberapa' untuk mereka yang dalam keadaan kepepet secara finansial.

Nah terutama untuk mereka yang bahkan tidak bisa menyisihkan sejumlah rupiah yang 'masih wajar' per bulannya, alternatifnya adalah informasi gratis dari internet. Karena saya yakin sebagian besar materi belajar IM di AsianBrain sudah tersedia secara gratis di internet. Dan saya tidak menyarankan untuk mencuri/membajak lho!

Contoh:

- kalau ingin belajar menghasilkan uang dengan membangun content, bisa mulai belajar dari http://www.problogger.net/
- kalau ingin belajar mempromosikan produk affiliate baik gratisan maupun melalui PPC (kalau punya modal), bisa belajar dari http://www.wickedfire.com/ dan http://www.webmasterworld.com/
- kalau ingin belajar menghasilkan uang dari parkir domain bisa dari http://ronys.info/ . Kalau mau silakan mendaftar untuk ikut workshop gratis dari mas Rony. Cuma dipungut biaya minum dan snack.

Begitulah bang. Dan kalau memang ingin update terbaru di dunia IM, ya sering-sering saja berkunjung ke forum-forum IM. Silakan dikunjungi, semuanya gratis kok dan kualitas informasinya tidak kalah dari para marketing IM yang jadi koneksinya AA:
- http://www.webmasterworld.com/
- http://www.wickedfire.com/
- http://www.earnersforum.com/forumsindex.php

Sebelum menginvestasikan Rp. 200.000,- bagaimana kalau sedikit investasi waktu untuk mencari informasi gratis dan berkualitas? Bagaimanapun juga selesai anda belajar IM, anda masih harus meluangkan sekian banyak waktu untuk berjuang sebelum bisa menghasilkan uang di atas US$ 100. Jadi kenapa tidak dari sekarang saja?
wah...
thanks banget atas infonya, tentu bermanfaat bagi kita semua.

Memang sih, banyak sumber gratisan di internet.

Tapi saya juga sudah pernah menjelaskan di sini, kenapa saya mau ikutan asianbrain yang berbayar:

kutipannya:

Memang banyak yang gratis. Tapi yang berbayar biasanya profesional. Pasti ada kelebihan layanan berbayar ketimbang yang gratisan. Kalau gratisan, kita tak akan bisa marah jika si guru absen memberi pelajaran selama berminggu-minggu. Kalau gratisan, kita seperti masuk ke hutan belantara yang sangat asing, tak punya panduan, dan tak tahu harus ke mana.

Sedangkan kalau berbayar, ada hak dan kewajiban yang jelas. Kita akan mendapat panduan yang jelas dan terarah. Lagipula, gurunya adalah Anne Ahira, seorang internet marketer kelas dunia.

Selain itu - dari yang saya ketahui, sebagai siswa Asian Brain kita akan mendapat banyak peluang, hak khusus untuk mengakses sumber-sumber terpercaya di internet, yang tidak bisa kita dapatkan bila bergabung di “sekolah gratisan”.

Keunggulan lain: AsianBrain merupakan satu-satunya sumber belajar internet marketing yang berbahasa Indonesia. Sebagian besar sih berbahasa Inggris. Jadi, bagi Anda yang belum terlalu bisa berbahasa Inggris, tentu Asian Brain tentu punya nilai lebih yang tak dapat disangkal.


Dan kebetulan, kemarin ada teman yang mengirim komentar tambahan ke email saya. Berikut saya lampirkan:


> Belajar dari sumber-sumber gratis (sebenarnya gak gratis juga kan,
> itung dong biaya koneksi internet, listrik, dll) atau yang berbayar,
> adalah pilihan bebas dengan masing-masing kelebihan dan kekurangannya.
> Akan panjang kalau itu diuraikan di sini.
>
> Pertanyaan saya adalah: kalau dengan membayar 200 ribu rupiah per bulan
> lalu Anda mendapatkan ilmu dan pengetahuan serta peluang IM yang
> memungkinkan Anda menghasilkan 2 JUTA atau lebih per hari seperti Mas
> Rony yang Anda sebut itu, apakah Anda merasa rugi? Mungkin Anda tidak
> tahu kalau Rony itu muridnya Asian Brain dan domain parking yang dia
> kerjakan itu adalah peluang yang pertama kali direkomendasikan Ahira
> kepada member Asian Brain. Dan kalau Anda belajar dari dia tentang
> domain parking, bukankah sebenarnya itu sharing ilmu dari Asian Brain?
>
> Lagi pula, Anda bisa belajar dari sumber-sumber gratis yang Anda
> sebutkan itu karena Anda lancar berbahasa Inggris. Berapa orang netter
> Indonesia yang paham bahasa Inggris? Tak banyak bukan? Asian Brain
> pakai bahasa Indonesia, dibuat oleh orang Indonesia, dan SAMPAI KAPAN
> PUN hanya terbuka untuk orang Indonesia.



Jadi, tak ada yang salah dengan yang berbayar kan?

Mau belajar gratisan atau berbayar, saya kira itu masalah PILIHAN HIDUP,

dan kita tak bisa memaksakan pilihan hidup kita pada orang lain.

Jonru
petunjukpraktis wrote on Aug 16, '07
Memang benar bung, pertama kali mencari ilmu IM sendiri di internet itu cukup berbahaya. Scam bertebaran dimana-mana. Maka dari itu link-link yang telah saya cantumkan di atas bisa dijadikan acuan awal untuk mereka yang ingin belajar IM untuk pertama kalinya dengan biaya seminim mungkin. Dan mereka juga termasuk sumber top dan terpercaya lho bung. Karena ternyata banyak orang yang suka bagi-bagi ilmu IM gratis. Itulah gunanya forum IM.

> Belajar dari sumber-sumber gratis (sebenarnya gak gratis juga kan,
> itung dong biaya koneksi internet, listrik, dll) atau yang berbayar,
> adalah pilihan bebas dengan masing-masing kelebihan dan kekurangannya.
> Akan panjang kalau itu diuraikan di sini.

Tolong sampaikan pada teman anda itu untuk tidak mengikutkan biaya listrik dan koneksi internet dalam diskusi ini. Kalau memang sudah niat cari uang dari internet ya sudah pasti keluar biaya untuk listrik dan koneksi internet kan?

> Pertanyaan saya adalah: kalau dengan membayar 200 ribu rupiah per bulan
> lalu Anda mendapatkan ilmu dan pengetahuan serta peluang IM yang
> memungkinkan Anda menghasilkan 2 JUTA atau lebih per hari seperti Mas
> Rony yang Anda sebut itu, apakah Anda merasa rugi?

Pertanyaan saya adalah: kalau dengan mengandalkan google lalu anda mendapatkan gratis sekian tip, trik dan tutorial yang bisa langsung dipraktekkan, serta bantuan dari para IM-er veteran serta penghasilan minimal 2 juta / bulan (jangan muluk2 dulu ya?), apakah anda merasa rugi? Menarik sekali anda mencantumkan angka 2 juta / hari, karena dulu yang dijanjikan oleh AA pada mereka yang berjualan produk FFSI juga sama: sekitar US$ 6800 / bulan.

Bung, saya tidak menyangsikan kualitas pelajaran yang disampaikan di AsianBrain. Saya tahu kualitas IM seorang AA karena saya pernah membaca sendiri sebuah sales copy berbahasa Inggris yang ditulisnya sekitar 3-4 tahun lalu. Bagus sekali lho bung. Tapi sayangnya dia kemudian menyarankan orang-orang untuk mempromosikan FFSI, sebuah skema piramid berkedok produk. Akhirnya tgl 18 Agustus 2005 dia dan para pengikutnya dicampakkan oleh FFSI pusat. Kenangan tentang FFSI dikubur dalam-dalam dan tidak pernah lagi dibahas di anneahira.com ataupun asianbrain.com.

Karena bung bisa mendapat informasi langsung dari AA, bisakah bung tanyakan pada AA di mana saya bisa menemukan informasi tentang situasi pasca pemutusan hubungan oleh FFSI? Dan bagaimana dengan mereka yang sudah bayar sekian duit untuk jadi member FFSI? Apakah ada refund untuk para mantan member FFSI?

210574 wrote on Aug 16, '07, edited on Aug 16, '07
berarti sampeyan gak punya jiwa pebisnis Mas...

orang usaha semuanya mau untung. tapi yang namanya bisnis mesti ada untung ada rugi...

sementara untuk mendapatkan informasi baik berbayar atau pun gratis itu ya kembali ke masing masing orang...mana yg mau dia pilih. gak usah maksain orang untuk ngikutin jalan yang sampeyan pilih...

kalo sampeyan mau pake hal2 yang gratisan ya monggo...silakan...sementara mas jonru mau pake yang berbayar itu juga kembali kepada pilihan mas jonru (kata Gusdur gitu aja kok repot)
petunjukpraktis wrote on Aug 17, '07
Bung Raihan,

Mengajak orang-orang mengikuti sebuah skema piramid berkedok tipis berupa produk ebook sambil menjanjikan pendapatan US$ 6800/bulan bukan termasuk kategori jiwa pebisnis bung.

Kalau bung Raihan berani mengklaim bahwa saya tidak punya jiwa pebisnis, maka saya berani mengklaim kalau bung Raihan tidak punya etika bisnis.

Ini sudah terlepas dari hasil akhir untung atau rugi kan? (petunjuk: mayoritas dari mereka yang mengikuti skema seperti itu rugi).

Dan untuk bung Jonru, jangan anggap pertanyaan mengenai kasus FFSI itu basi. Justru karena kasus FFSI itulah maka masih banyak komentar negatif tentang AA. Seperti yang saya katakan sebelumnya, saya tidak menyangsikan kualitas pelajaran yang disampaikan di AsianBrain. Kasus FFSI-lah yang selamanya mencemarkan nama AA di mata saya.
petunjukpraktis wrote on Aug 17, '07
> Jadi, tak ada yang salah dengan yang berbayar kan?
> Mau belajar gratisan atau berbayar, saya kira itu masalah PILIHAN HIDUP,
> dan kita tak bisa memaksakan pilihan hidup kita pada orang lain.

> sementara untuk mendapatkan informasi baik berbayar atau pun gratis itu ya kembali
> ke masing masing orang...mana yg mau dia pilih. gak usah maksain orang untuk
> ngikutin jalan yang sampeyan pilih...

Untuk bung Raihan dan bung Jonru, di bagian mananya saya memaksa kalian berdua untuk harus belajar gratisan? Mau bayar atau gratisan, Itu jelas pilihan kalian berdua. Saya hanya memberikan pandangan alternatif, plus link-link ke situs-situs bermutu. Apakah yang seperti itu dianggap memaksakan kehendak?

OTOH, saya senang karena bung Jonru mau menerima informasi dari saya. :)
jonru wrote on Aug 19, '07
Dan untuk bung Jonru, jangan anggap pertanyaan mengenai kasus FFSI itu basi. Justru karena kasus FFSI itulah maka masih banyak komentar negatif tentang AA. Seperti yang saya katakan sebelumnya, saya tidak menyangsikan kualitas pelajaran yang disampaikan di AsianBrain. Kasus FFSI-lah yang selamanya mencemarkan nama AA di mata saya.
wah.. saya tidak pernah menganggap pertanyaan tentang FFSI itu basi. Yang saya maksud sebagai basi adalah tulisan Priyadi, Bang Enda, dst, yang mempersoalkan "skema bisnis ahira".

tulisan2 itu sudah tidak relevan dengan situasi kekinian, alias basi :)

tentang FFSI sendiri, terus terang saya tak mau ikut2an, karena saya sama sekali tidak tahu apa2 soal ini. Saya ikut prihatin terhadap teman2 yang pernah jadi korbannya, tapi apa yang bisa saya lakukan? Saya bahkan tak tahu harus bersikap apa mengenai masalah ini. Sebab saya sama sekali blank soal FFSI.

jonru wrote on Aug 19, '07
Mau bayar atau gratisan, Itu jelas pilihan kalian berdua. Saya hanya memberikan pandangan alternatif, plus link-link ke situs-situs bermutu. Apakah yang seperti itu dianggap memaksakan kehendak?
sip deh...
karena itu, saya kira pembahasan mengenai "berbayar VS gratisan" sudah beres ya

sebab semua tentu kembali pada pilihan masing2

thanks and peace :)
ronys wrote on Aug 25, '07
KOREKSI....... !!!!!
TENTANG :
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
> Pertanyaan saya adalah: kalau dengan membayar 200 ribu rupiah per bulan
> lalu Anda mendapatkan ilmu dan pengetahuan serta peluang IM yang
> memungkinkan Anda menghasilkan 2 JUTA atau lebih per hari seperti Mas
> Rony yang Anda sebut itu, apakah Anda merasa rugi? Mungkin Anda tidak
> tahu kalau Rony itu muridnya Asian Brain dan domain parking yang dia
> kerjakan itu adalah peluang yang pertama kali direkomendasikan Ahira
> kepada member Asian Brain. Dan kalau Anda belajar dari dia tentang
> domain parking, bukankah sebenarnya itu sharing ilmu dari Asian Brain?
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
SAAT INI SAYA MEMANG SALAH SATU MEMBER ASIAN BRAIN .. TAPI... UNTUK TENTANG DOMAIN PARKING, SAYA SUDAH MENJALANKAN SEBELUM SAYA MASUK ASIAN BRAIN DAN SEBELUM ANNE AHIRA SHARE TTG PARKED.COM KE MEMBERNYA !!!

SEKALI LAGI SAYA "TIDAK MENGINGKARI" SAYA ADALAH MEMBER ASIAN BRAIN. SAYA CUMA MELURUSKAN TTG PARKED.COM YG SAYA SHARE DI BLOG SAYA www.ronys.info KEBETULAN YG SAYA TULIS DI BLOG "MUNGKIN" HAMPIR SAMA DENGAN YG DI AJARKAN OLEH ANNE AHIRA ===> KEBETULAN SUMBER SAMA : PARKED.COM

Salam
Ronys
yudhiie wrote on Aug 31, '07
sukses bang!!
stlh baca tulisan bang jonru sy jd muntap tuk belajar di AsianBrain...
hari ini sy gabung lewat url abang...
sukses,muantap!!!
ruddy777 wrote on Aug 31, '07, edited on Aug 31, '07
Ronny, saya pikir tidak tepat jika Anda katakan "kebetulan", Saya perhatikan, memang ada beberapa tulisan/artikel Anda (bukan hanya tentang parked.com) itu memang MIRIP dengan tulisannya AHIRA. "kasarnya' maaf nih bung Ronny ya... Anda hanya mengganti dari 'agar' jadi 'supaya' dari tulisannya Ahira. Kita semua yang pernah baca tulisannya Ahira 'langsung mengerti' kok saat membaca tulisan Anda. Terlebih Anda memang member Asian Brain. No hard feelings... ;-) kita akui saja banyak orang yang "wanna be like Ahira", mulai dari penghasilannya online, sampai kepiawaiannya dalam menulis! Bravo Ronnys, Bravo Asian Brain! Dan untuk Bung Jonru, saya SALUT dengan tulisan Anda mengenai Ibu Guru Anne Ahira dan Asian Brain, benar-benar UNIK, dan PROFESSIONAL.
ronys wrote on Sep 1, '07
@ruddy777
he..he.. makasih atas "Pujiannya" coba lah sering2 baca2 Chicke Soup, atau buku2 Jack Canfield, Mark Victor Hansen dll...

"""Anda hanya mengganti dari 'agar' jadi 'supaya' dari tulisannya Ahira""" -----> saya pernah juga dapat copy tulisan ini he..he..he..
xkikyx wrote on Nov 14, '07
Ahire holic.....
asian brain
dah beberapa x ikutan sign up doank..
tapi lom pernah paid..
blom jelas arahnya seh..

tapi bagus juga infonya..
cahaya4070 wrote on Jan 25
mas , saya ada juga sih keinginan untuk beergabung dengan asian brain setelah mencari informasi disana-sini. namun ada beberapa pertanyaan saya yang belum terjawab. kalau mas jonru tidak keberatan menjawab, saya ingin bertanya:

1. apakah saya harus bisa berbahasa inggris dengan fasih ? sebab bahasa inggris saya sangat kurang sekali
2. apakah ada biaya diluar biaya bulanan yang harus dikeluarkan ? seperti biaya "praktek" untuk ini, untuk itu?
3. lalu berapa lama waktu yang dibituhkan untuk menyelesaikan semua pelajaran ?
4. yang terakhir nih mas. saya rasa wajar kan kalo saya bertanya , untuk memulai "mendulang" dollar setelah kita menyelesaikan semua yg diajarkan biasanya harus praktek berapa lama ya ? kira2 rata2 member nya ajalah...

terimakasih
Add a Comment
   

Premium Account

Pendaftaran Sekolah-Menulis Online, Kini Bisa Setiap Hari, 24 Jam Nonstop. Langsung Belajar Setelah Mendaftar. Klik DI SINI >>


Kursus GRATIS "Pintar Menulis dalam 9 Minggu"
baruBerminat? Daftarkan diri Anda dengan cara mengisi formulir di bawah ini.
100 % GRATIS!
Nama
Panggilan:
Email:
Kota:
Negara:
Telepon:
Pekerjaan:
Powered by Sekolah-Menulis Online


Karya Jonru

Pemenang Pemilu 2009
Sekolah Online

Jonru
Konsultasi Penulisan
GRATIS bersama Jonru >>
free web stats
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help