Blog Entry[Kiat Sukses] Menikmati Episode Duka LaraJul 1, '07 1:27 AM
for everyone

"Orang lain hanya melihat 1 persen kesuksesan saya. Mereka tidak melihat 99 persen kegagalan saya." (Bill Gates)

Mungkin ini adalah salah satu kebiasaan buruk manusia; Kita terlalu sibuk mengagumi kesuksesan orang lain. Kita ngiler melihat sosok pengusaha sukses, penulis top, penyanyi terkenal, atau dai kondang. Kita membayangkan betapa bahagianya hidup mereka, karena mereka berada di puncak kesuksesan.

Kita lupa satu hal, bahwa tak ada kesuksesan yang gratis. Tak ada kesuksesan yang dapat diraih dalam sekejap. Mungkin Anda membantah, "Ada kok yang sekejap. Contohnya finalis Indonesian Idol."

Ya, para finalis Indonesian Idol atau peserta kontes-kontes sejenis adalah jenis manusia yang bisa "meraih sukses" secara instan, dalam waktu yang sangat singkat. Tapi kalau kita renungkan lebih jauh, sebenarnya hal yang "instan" itu ternyata melalui proses yang sangat panjang.

Amatlah mustahil bila ujug-ujug, tanpa alasan yang jelas, seorang Ikhsan atau Delon atau Dirly tiba-tiba mengikuti Indonesian Idol, padahal mereka sendiri tidak tahu apa alasannya. Saya yakin, di balik itu semua pasti ada cerita yang mungkin sudah berlangsung sejak mereka masih kanak-kanak. Mereka mungkin sudah lama ingin menjadi penyanyi. Mereka sudah berusaha keras mewujudkan cita-cita itu, tapi belum pernah kesampaian. Dan ketika ada momen Indonesian Idol, mereka segera menangkap peluang itu.

Saya berpendapat bahwa hal yang instan dari kesuksesan Delon dan para finalis Indonesian Idol lainnya hanyalah pada hal "cepatnya proses popularitas mereka". Sedangkan dalam konteks kesuksesan, sama sekali tak ada yang instan. Saya yakin, kita semua bisa membedakan antara "kesuksesan" dengan "popularitas". Karena itu, saya juga yakin bahwa kita bisa melihat sisi mana yang instan dari Delon dan teman-temannya itu.

* * *

Hm... maaf, sebenarnya saya tidak senang membahas Indonesian Idol. Saya menceritakannya hanya sebagai gambaran bahwa kesuksesan bukanlah sesuatu yang bisa diraih dalam sekejap, dan dengan cara yang amat mudah.

Ada beberapa orang yang bisa meraih sukses dengan mudah. Asma Nadia adalah contohnya. Ia meniti karir sebagai penulis dengan proses yang amat gampang dan lancar. Dia sendiri pernah mengakui hal ini.

Tapi saya percaya, jumlah orang yang bernasib sama seperti Asma Nadia sangatlah sedikit, mungkin hanya segelintir orang.

Faktanya, hampir SEMUA orang sukses pasti melalui perjalanan yang penuh suka dan duka. Mereka pasti pernah melalui "episode duka lara", di mana hidup mereka amat menderita, penuh tantangan dan cobaan.

Seorang penulis sukses pasti pernah mengalami penolakan naskah berkali-kali, mungkin puluhan hingga ratusan kali. Mungkin dia juga pernah dicibir, dicemooh, sama sekali tidak dianggap oleh orang lain.

Saya pun pernah melalui episode itu. Ketika masih mahasiswa dan baru merintis karir di dunia penulisan, episode duka lara dan penuh air mata itu merupakan bagian yang amat dekat dengan hari-hari saya.

Terlalu panjang rasanya jika saya ceritakan dengan detil. Karena itu, akan saya ceritakan ringkasannya saja:

  1. Untuk menunjang karir sebagai penulis, saya ingin sekali membeli mesin tik, tapi belum punya uang. Akhirnya saya menulis dengan tangan, lalu tulisan itu saya bawa ke biro jasa pengetikan.
  2. Sekitar 40 tulisan saya ditolak oleh sejumlah media.
  3. Ada puluhan naskah saya yang raib entah ke mana. Sebenarnya sudah saya kirim ke media tertentu. Tapi ketika saya bertanya pada mereka, mereka mengatakan belum membaca naskah saya. Mereka pun berkata, "Ya sudahlah. Buat saja tulisan baru dengan ide-ide yang baru."
  4. Keluarga saya masih belum mendukung sepenuhnya karir kepenulisan saya. Mereka tidak menghalangi, tapi nyaris tak ada upaya apapun yang mereka lakukan untuk mendukungnya. Boleh dikatakan, saya berjuang sendirian.

* * *

Episode duka lara dalam sebuah kesuksesan merupakan keniscayaan. Kita tak akan dapat menghindarinya.

Karena itu, jika kamu sedang berada pada episode ini, jangan bersedih. Jangan putus asa. Coba bayangkan seandainya orang-orang sukses itu berputus asa ketika mereka berada pada episode duka lara, apa yang kini terjadi?

  • Kita mungkin masih hidup dalam kegelapan karena belum ada listrik.
  • Kita tak akan mengenal sistem Operasi Windows.
  • Kita tak akan mengenal nama Helvy Tiana Rosa, Pramoedya Ananta Toer, Gunawan Muhammad, Stephen King, dan nama-nama penulis top lainnya.
  • Dan sebagainya.

Sebagai penulis yang sedang merintis karir, mungkin naskah kamu masih ditolak di mana-mana. Mungkin belum ada orang yang percaya bahwa kamu bisa menulis. Bahkan, mungkin belum ada orang yang mendukung perjuangan kamu untuk menjadi seorang penulis.

Jika episode seperti ini yang sedang kamu jalani, sekali lagi jangan bersedih atau putus asa. Nikmatilah episode ini dengan senyum yang amat manis dan sikap yang amat optimis. Percayalah! Yakinkan pada diri sendiri bahwa yang sedang kamu alami sama persis dengan yang pernah dialami oleh Bill Gates, James Watt, Stephen King dan orang-orang sukses lainnya.

Fakta menunjukkan bahwa mereka akhirnya berhasil melewati episode duka lara tersebut. Bagaimana cara mereka melewatinya? Nah... inilah yang perlu kita pelajari dan teladani. Inilah yang bisa kita jadikan pelajaran berharga.

* * *

Saat menulis artikel ini, sejujurnya saya pun sedang berada pada episode duka lara. Saya baru saja berhenti bekerja sebagai pekerja kantoran. Dari segi finansial, kondisi keluarga saya masih sangat rawan. Usaha bisnis yang saya jalankan belum menunjukkan hasil. Penghasilan keluarga kami masih sangat seret. Bahkan hutang mulai menumpuk di sana-sini.

Apakah saya putus asa? Insya Allah tidak. Sebab saya yakin, Bill Gates, James Watt dan Stephen King pun pernah melalui episode seperti ini. Memikirkan hal itu, semangat saya menjadi menggebu-gebu. Saya menjadi orang yang sangat optimis. Saya yakin, suatu saat nanti saya juga bisa meraih sukses seperti mereka!

Cilangkap, 1 Juli 2007
Jonru


38 CommentsChronological   Reverse   Threaded
ijosword wrote on Jul 1, '07
iya, sukses seperti Eddison. Amin...

tiba2x saya ingat ketika sedang dilanda hal demikian saya selalu dengan pedenya berkata diri sendiri, "hhmm..aku kan eddison! AlllahuAkbaru!"
bambangpriantono wrote on Jul 1, '07
makanya saya percaya dibalik semua kesulitan itu pasti ada hikmahnya...amien...
Saya makin semangat sekarang
dbaonk wrote on Jul 1, '07
jonru said
"Orang lain hanya melihat 1 persen kesuksesan saya. Mereka tidak melihat 99 persen kegagalan saya." (Bill Gates)
Bill Gates toh.. saya kira tukul :))
soalnya sekarang ini kalau bicara kesuksesan fenomena yg sedang mencuat adalah kesuksesan seorang tukul.
yah, sering kita lupa (terimakasih untuk membagi artikel ini, dan mengingatkan kita lagi) padahal bukankah sejak dulu kita punya ujar-ujar / nasihat bijak : berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian?
tegoeh wrote on Jul 1, '07
Tukuller bro??
jonru wrote on Jul 1, '07
saya selalu dengan pedenya berkata diri sendiri, "hhmm..aku kan eddison!
sip deh
memang harus seperti itu, mbak :)
jonru wrote on Jul 1, '07
Saya makin semangat sekarang
cak nono bukannya udah penuh semangat sejak dulu?
jonru wrote on Jul 1, '07
dbaonk said
soalnya sekarang ini kalau bicara kesuksesan fenomena yg sedang mencuat adalah kesuksesan seorang tukul.
kalo kita baca kisah suksesnya, tukul arwana bahkan mengalami masa-masa sulit dan duka lara dalam jangka waktu yang cukup panjang :)

thanks mas denny atas tambahan infonya :)
jonru wrote on Jul 1, '07
dbaonk said
padahal bukankah sejak dulu kita punya ujar-ujar / nasihat bijak : berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian?
masalahnya, kita hafal banyak peribahasa, tapi lupa menerapkannya :)
jonru wrote on Jul 1, '07
tegoeh said
Tukuller bro??
not really :)
nikhsan wrote on Jul 1, '07
jonru said
Saat menulis artikel ini, sejujurnya saya pun sedang berada pada episode duka lara.
tulisan motivasinya bermanfaat ganda neh, utk dri sndri & u/ org lain..
TFS... krn saya sdg mengalami duka lara jg neh.. :-)
jonru wrote on Jul 1, '07
nikhsan said
tulisan motivasinya bermanfaat ganda neh, utk dri sndri & u/ org lain..
TFS... krn saya sdg mengalami duka lara jg neh.. :-)
terima kasih juga, mas ikhsan
semoga sukses dan tetap semangat ya :)
diaz2000 wrote on Jul 1, '07
Wah.....thank banget nih atas sharingnya Bang. :)
ti2n wrote on Jul 1, '07
inspiring story.. TFS!
ceumimin wrote on Jul 1, '07
Makasih pak , semangat ya..
nawhi wrote on Jul 1, '07
apa yang Mas Jonru tulis juga pernah saya alami. saya pernah merasa down saat apa yang saya lakukan(menulis tangan n lalu ngetik di rental) tak kunjung membuahkan hasil. apalagi keluarga juga heran, kamu itu ngetik apa sih kok ga kelar2?
Alhamdulilah, kini saya mulai mengecap hasilnya yaitu novel saya mau diterbitkan oleh Gagasmedia.
chairina wrote on Jul 1, '07
kalau yang saya pernah saya alami, kegagalan saya bukan karena ketidak mampuan, tapi ternyata karena terlalu cepat menyerah...
kurang istiqomah...

salut buat om jonru yang siap untuk istiqomah!
muhabduh wrote on Jul 1, '07
kegagalan menurut mata/pikiran kita belum tentu kesuksesan menurut Allah. Kesuksesan menurut kacamata kita, belum tentu kesuksesan bagi Allah. Maka berucaplah Alhamdulillah saat sukses dan gagal.
omhanif wrote on Jul 1, '07
selamat terus berjuang
semoga kesuksesan segera terwuhud.
kalo udah susksea, perlu disiapkan lagi mental,
kala mulai memudar lagi.
jonru wrote on Jul 1, '07
diazz, titin dan ceumimin:
thanks ya, semoga bermanfaat
tetap semangat :)
jonru wrote on Jul 1, '07
nawhi said
Alhamdulilah, kini saya mulai mengecap hasilnya yaitu novel saya mau diterbitkan oleh Gagasmedia.
wah.... selamat mas :)
Inilah hasil dari kerja keras dan semangat anda yang luar biasa.
semoga novelnya sukses di pasaran ya :)
jonru wrote on Jul 1, '07
kurang istiqomah...
memang istiqomah itu perlu
semoga sukses, chan :)
jonru wrote on Jul 1, '07
kegagalan menurut mata/pikiran kita belum tentu kesuksesan menurut Allah. Kesuksesan menurut kacamata kita, belum tentu kesuksesan bagi Allah. Maka berucaplah Alhamdulillah saat sukses dan gagal.
betul banget mas
thanks sudah mengingatkan :)
roelworks wrote on Jul 1, '07
Sama-sama berjuang deh om Jonru :D saya belum seberani Om jonru tapinya ... riskan hehehhe...
jonru wrote on Jul 1, '07
omhanif said
kalo udah susksea, perlu disiapkan lagi mental,
kala mulai memudar lagi.
betul banget om
mempertahankan memang lebih sulit daripada mendapatkan :)
abusyamil wrote on Jul 1, '07
sabar dan terus ikhtiar
Insya 4JJI pertolongan 4JJI dekat
jonru wrote on Jul 1, '07
Sama-sama berjuang deh om Jonru :D saya belum seberani Om jonru tapinya ... riskan hehehhe...
ditunggu keberaniannya ya :)

sukses selalu!
jonru wrote on Jul 1, '07
Insya 4JJI pertolongan 4JJI dekat
betul mas
terima kasih banyak ya :)
lancangkuning wrote on Jul 1, '07
TETAP SEMANGATTTTTTTTTTT!!!
experiencehunter wrote on Jul 1, '07
Om Jonru, hidup itu nikmat, seperti yang sudah om ketahui.
Untuk menyelesaikan "leveling-self " ini om perlu; 1. Sodaqoh 2. Ingatlah kalau om itu "orang"
2. Dan.. tidak egois..
experiencehunter wrote on Jul 1, '07
maksudnya.... shodaqoh itu membantu orang lain; Allah akan selalu membantu seorang hamba- ketika dia membantu sesamanya, dan sodaqoh yang paling ringanm adalah senyuman 2. orang itu memang buatan orang" tapi manusia/ orang itu diciptakan orang.. optimis..--om punya banyak teman dan tidak sendiri 3. Seperti kisah" Jusuf Mansyur"
experiencehunter wrote on Jul 1, '07
... yang memberi makan semut, akhirnya dibalas berkali- kali lipat
experiencehunter wrote on Jul 1, '07
***maaf terlalu menggurui
albirru wrote on Jul 2, '07
Selamat berjuang bang jonru! semoga sukses yaa
aburasyidin wrote on Jul 2, '07
sukses bang jonru...
tetap semangat..
impiancita wrote on Jul 3, '07
Subhanallah...sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar..
Bang Jonru, boleh saya add MP nya ke? Banyak artikel bagus dan bermanfaat. Syukron Jazakumullah Khair sebelumnya. Nanti lain kali mampir ke MP kami yah.. masih baru sih... dan jangan lupa kasih komentar dari isi yang ada.
deniirawan82 wrote on Jul 5, '07
Bang Joooon, Bang Jon....
imazahra wrote on Jul 10, '07
Semangat Abang saya kagumi, Subhanallah! :-p
nawhi wrote on Jul 22, '07
jonru said
wah.... selamat mas :)
Inilah hasil dari kerja keras dan semangat anda yang luar biasa.
semoga novelnya sukses di pasaran ya :)
Makasih Mas Jonru, semuanya tidak akan terwujud jika bukan karena Alloh dan doa keluarga n teman.
Add a Comment
   

Premium Account

Pendaftaran Sekolah-Menulis Online, Kini Bisa Setiap Hari, 24 Jam Nonstop. Langsung Belajar Setelah Mendaftar. Klik DI SINI >>


Kursus GRATIS "Pintar Menulis dalam 9 Minggu"
baruBerminat? Daftarkan diri Anda dengan cara mengisi formulir di bawah ini.
100 % GRATIS!
Nama
Panggilan:
Email:
Kota:
Negara:
Telepon:
Pekerjaan:
Powered by Sekolah-Menulis Online


Karya Jonru

Pemenang Pemilu 2009
Sekolah Online

Jonru
Konsultasi Penulisan
GRATIS bersama Jonru >>
free web stats
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help