Blog EntryKetika nyaris tak punya uangJun 6, '07 4:25 AM
for everyone

Ketika memutuskan untuk berhenti sebagai pekerja kantoran, sebenarnya modal utama saya hanyalah:

  1. Keyakinan bahwa rezeki sudah ada yang mengatur.
  2. Keahlian dan portofolio saya (*).
  3. Sejumlah teman, relasi dan jaringan.
  4. Beberapa proyek bisnis yang sudah deal, tapi belum terlaksana.

Hanya itu. Saya sama sekali tak punya modal berbentuk uang. Tabungan pun boleh dikatakan tak ada (Anda boleh tidak percaya, tapi demi Allah saya berkata jujur). Dengan fakta ini, mungkin tak keliru juga jika ada orang yang "menuduh" saya berbuat nekat tanpa perhitungan yang matang.

Tapi Insya Allah, hingga hari ini saya belum pernah menyesali keputusan saya tersebut.

Memang, sejak awal saya sudah memperhitungan segala jenis kemungkinan, termasuk kemungkinan mati kelaparan karena tak punya penghasilan sedikit pun.

Hari demi hari berlalu. Beberapa minggu setelah menjadi orang bebas, saya dan istri mulai mengalami kondisi "keterbatasan uang". Apalagi karena beberapa proyek seperti yang disebutkan pada poin 4 di atas, ternyata makin tak jelas juntrungannya. Saya malah sudah bosan berharap dan pasrah.

Akibatnya, dalam jangka pendek ini kami sama sekali belum punya gambaran mengenai sumber penghasilan untuk menghidupi keluarga.

Akhir Mei 2007 lalu, kondisi terburuk pun terjadi. Istri saya sampai menangis karena sisa uang kami sudah sangat menipis. Sementara sumber penghasilan makin tak jelas. Situasi makin parah karena berbagai macam tagihan dan biaya bulanan sudah menghadang di depan. Pakai apa kami harus membayar semua itu?

Dalam  keadaan seperti ini, apakah saya menyesal karena telah mengambil keputusan besar itu? Keputusan untuk menjadi orang bebas dan tak punya penghasilan tetap?

TIDAK! Saya tak menyesal sedikit pun! Saya tetap yakin bahwa itu adalah keputusan terbaik yang telah saya ambil. Lagipula, buat apa menyesali sesuatu yang telah terjadi?

Saya pun memikirkan berbagai macam upaya yang dapat ditempuh, agar kami segera memiliki uang yang cukup untuk menghidupi keluarga. Saya bahkan sempat punya ide untuk menjual motor, satu-satunya kendaraan kami untuk wira-wiri ke sana ke mari.

Istri saya sempat ragu atas ide ini. Di satu sisi dia merasa berat, karena motor sangat kami butuhkan. Tapi di sisi lain dia juga belum punya ide yang lebih baik untuk mengatasi masalah kami.

Maka, satu-satunya ikhtiar adalah berdoa. Saya mencoba tawakkal, menyerahkan sepenuhnya masalah ini pada Allah. Sebab saya yakin, Allah Maha Pemberi Rezeki. Saya yakin Dia tak akan memberikan kami ujian yang tak mampu kami atasi.

Dan keajaiban itu pun terjadi sekitar tiga hari lalu. Seorang teman - mantan teman kantor saya - tiba-tiba mengirim SMS. Dia mengabari bahwa ada sebuah perusahaan besar yang sedang ingin membuat website.

"Dia pengen website itu ditangani seorang freelance, bukan perusahaan, supaya harganya bisa lebih murah," ujarnya.

Saya merasa seperti mendapat durian runtuh. Maka, segera saya menindaklanjutinya. Dua hari lalu, saya pun bertemu dengan orang dari perusahaan tersebut. Pembicaraan pun berlangsung hangat.

Dan alhamdulillah... kesepakatan pun tercapai. Saya berhasil menawarkan jasa pembuatan website dengan tarif yang lumayan tinggi.

Kabar gembira ini pun saya sampaikan pada istri. Alhamdulillah, dia tampak sangat senang. Kami kini merasa optimis. Insya Allah, kami akan segera mendapatkan penghasilan untuk menghidupi keluarga.

Saya bersyukur, karena keyakinan dan doa saya tidak sia-sia. Allah memang Maha Pemberi Rezeki. Selama kita percaya dan mau berusaha, maka tak ada yang tak mungkin.

Jadi, apakah saya masih menyesal karena telah mengambil keputusan berhenti menjadi pekerja kantoran?

Sama sekali tidak! Setelah kejadian di atas, saya justru makin yakin bahwa saya telah mengambil keputusan yang sangat tepat.

Cilangkap, 6 Juni 2007
Jonru

Catatan:
(*) Saya berencana membuat tulisan khusus mengenai hal ini. Intinya, bagaimana kiat mempersiapkan diri bagi Anda yang ingin segera bebas, berhenti sebagai pekerja kantoran. Tunggu tanggal mainnya, ya :)


66 CommentsChronological   Reverse   Threaded
abhicom2001 wrote on Jun 6, '07
Allah Akbar...sesungguhnya pertolongan Allah itu dekat, akhi :D

ttp semangat ya dan jangan lupa terus berdoa :D
wib711 wrote on Jun 6, '07
ditunggu mas...
laxita wrote on Jun 6, '07
tetep semangat Bang Jonru!!!
ti2n wrote on Jun 6, '07
selamat..!
reipras94 wrote on Jun 6, '07
Alhamdulillah.......
Rezeki memang sudah Allah atur om.........
tianarief wrote on Jun 6, '07
subhanallah. Allah Maha Pemberi Rizqi.
btw, nulis buku juga dalam waktu dekat ini? misalnya, soal keputusan meninggalkan pekerjaan kantoran, jadi orang bebas?
abusyamil wrote on Jun 6, '07
nunggu tulisan berikutnya .....
rafidayan wrote on Jun 6, '07
Subhanallah......., sayapun demikian ketika dengan mantapnya meninggalkan jabatan dan karier selama 16 tahun, dan setelah setahun ini berjalan sayapun tetap yakin dengan keputusan saya saat itu walau banyak pihak yg mempertanyakan hal tsb. Prinsipnya satu...yakinlah bumi Allah ini luas, dan pohon yang diam-pun diberi hidup..apalagi kita yg berakal.
Comment deleted at the request of the author.
riza6315 wrote on Jun 6, '07
Jon, cari adab berdoa.
jonru wrote on Jun 6, '07
sesungguhnya pertolongan Allah itu dekat, akhi :D
betul pak :)
jonru wrote on Jun 6, '07
laxita said
tetep semangat Bang Jonru!!!
thanks sita..
btw, ke mana aja nih, kok lama gak nongol?
jonru wrote on Jun 6, '07
btw, nulis buku juga dalam waktu dekat ini? misalnya, soal keputusan meninggalkan pekerjaan kantoran, jadi orang bebas?
sudah ada rencana ke arah ini mas
thanks ya...
peduli wrote on Jun 6, '07
Semoga Allah mudahkan semua urusan Om Jonru, amiin :)
waqur wrote on Jun 6, '07
Semangat Pak!!!
Barangsiapa bertawakkal pada Allah, maka Allah akan mencukupkannya....
omhanif wrote on Jun 6, '07
Alhamdulillah
Semoga terus dilimpahin rizki darNya.
lollytadiah wrote on Jun 6, '07
Alhamdulillah, Allahuakbar....
Semoga Allah memudahkan semua urusan hambanya yang senantiasa berserah diri pada Nya...
sultangurun wrote on Jun 6, '07
Hidup memang harus merdeka!

Salut dengan komitmen dan sikap bang Jonru!
nunikutami wrote on Jun 6, '07
Betul Bang, pohon yang diam, semut yang sangat kecil saja diberi rezeki, apalagi manusia.
sikathabis wrote on Jun 6, '07
mantab :)
radhani wrote on Jun 6, '07
waah... bagus nih.. thaks for sharing
ianpokian wrote on Jun 6, '07
alhamdulillah
brownhieze wrote on Jun 6, '07
alhamdulillahh.. merinding bacanya..
semoga sukses dan berkah selalu bwt bang jonru :)
ayahara1 wrote on Jun 6, '07
saya kirim doa
iskyd wrote on Jun 6, '07
amin. menambah keyakinan 'tidak ada sesuatu pun selain DIA', bang
gitasinta wrote on Jun 6, '07
wow, mungkin saya tidak akan seberani itu...salut!
rinakhairani wrote on Jun 6, '07
Subhanallah..ane salut..maju terus pak...
fediandina wrote on Jun 6, '07
semoga sukses!!!
muhabduh wrote on Jun 6, '07
Itu keputusan yg hebat dan luar biasa, di saat banyak orang takut di-PHK. Saya yakin, order pertama dari usaha freelance itu bukan yg terakhir
etika wrote on Jun 6, '07
Subhanallah...mudah-mudahan order pertama akan berlanjut dengan order-order berikutnya, Amin. Tetap semangat ya Pak !.
aishliz wrote on Jun 6, '07
tulisannya sangat bermanfaat, terima kasih :)
seblat wrote on Jun 6, '07
saya pernah mengalami hal seperti diatas.. "keluar dari kantor"
sampai sekarang jadi pekerja lepas dengan modal dengkul
dan modal berteman dengan siapa saja.. sejauh ini..
saya masih hidup..dan masih bisa bikin sesuatu tuh...
:D
hamasahputri wrote on Jun 6, '07
Jalan sukses makin nyata, mas..Tekuni bisnis online salah satunya..Ganbatte!!
imazahra wrote on Jun 6, '07
Tulisan Mas kali ini mengobarkan semangat kita2 yg baca, utk menjadi enterpreneur sejati, berani menghadapi segala resiko, insyaAllah, Allah ma'ana!

TFS Bang...
faridrifai wrote on Jun 6, '07
senang baca tulisan mas jonru :)
serasa dipecut...*sakit tau*
apalagi buat kami-kami yang kuliah di tingkat-tingkat akhir...ketakukan menghadapi masa depan begitu mencekam.. ala kulli haal...jazakumullah khair mas... *tulisannya aku simpen ya..biar bisa dibaca terus
embundinda wrote on Jun 6, '07
keputusan besar dengan diiringi optimis yang besar pada Pemberi Rezki

Alhamdulillah semoga diberi kemudahan dan kelapangan
ariasantoso wrote on Jun 6, '07
God is good... all the time!
murnii wrote on Jun 6, '07
rizki dari Allah memang nggak akan salah sasaran.
sururirifai wrote on Jun 6, '07
Subhanalllah.... Sukses selalu bang Jonru...... :)
imamisnaini wrote on Jun 6, '07
salut buat bang Jonru, mantap dengan keyakinannya...
terima kasih mau berbagi pengalaman, insyaallah sangat berguna buat saya....
tumuhat wrote on Jun 6, '07
tetap semangat bang jonru...!
kalipaksi wrote on Jun 6, '07
Bagaimana jika saya ikut menjadi freelance marketing agent untuk anda, bang jonru.....
orinkeren wrote on Jun 6, '07
semangat bang jonru! kalo nanti masih susah juga, pindah aja ke aceh, jadi event organiser disana... hehehehhehehehheh
fithab wrote on Jun 7, '07
Sukses selalu ya,Mas...di balik kesulitan selalu ada kemudahan...:D
dian89 wrote on Jun 7, '07
om jonruuuu... tulisannyah hampir mirip ma jalan idop gwa.. yg juga baru resign tengah bulan kmaren.. ayooo kita sama-sama bangkit... sumber rejeki tuh ga cuma satu ko.. btw.. nice post.. ;-)
duduntok wrote on Jun 7, '07
Kondisi saya lebih dari anda, anda masih punya tabungan sedang saya sdh berhutang ke bank.
Modal keyakinan bahwa Tuhan tidak tidur membuat kita tetap sabar dan semangat.
heavenlyparadise wrote on Jun 7, '07
Subhanallah, sebuah penguatan buat saya, bang. Ditunggu kiatnya, bang.
Saya juga yakin, insya Allah, karunia keterampilan yang diberikan Allah SWT pasti akan menjadi alat ampuh untuk meretas hambatan asal ikhlas, ulet, tawakkal,dan semuanya insya Allah saja.
paintofveil wrote on Jun 7, '07
kejadian ini mirip apa yang pernah saya alami juga Bang Jonru, hanya saja saya belum menikah dan harus membantu perekonomian keluarga karena alhamdulillah hingga sekarang saya menjadi kepala keluarga di rumah dari segi mencari uang untuk kebutuhan rumah dan kuliah adik.

Di saat ini, orang tua saya terutama ayah dalam kondisi yg kurang sehat untuk berkerja sehingga saya harus menggantikan posisinya sekarang ini. Pernah mengalami juga apa yang Bang Jonru alami dan kebetulan saya juga berprofesi sbg web programmer pada saat itu, dikala setiap project yang datang tidak jelas, hingga tiba2x datang sebuah perusahaan telekomunikasi meminta saya untuk membuat website mereka. namun tidak berjalan lancar bahkan saya tertipu dengan pembayaran, karena merasa di dzalimi saya cukup cukup mengucap sabar saja.

Ditengah situasi adik butuh untuk bayar kuliah dan membayar tagihan2x rutin bahkan sekeluarga sempat alhamdulillah masih bisa makan nasi putih dan garam saja, ada seorang sahabat menawarkan pekerjaan tetap di sebuah perusahaan IT yang kini saya berkerja di dalamnya. sambil irit2x dan meminjam uang tuk sementara dapat makan dan bayar tagihan alhamdulillah semuanya telah terlewati dengan baik.

Selalu teringat dengan "Allah tidak akan memberikan ujian diluar kapasitas umatnya" itulah yang membuat saya tegar pada saat itu. Alhamdulillah.... jadi saya tau betul perasaan Bang Jonru, sedih namun ada hikmahnya ya Bang :D....
kunyer wrote on Jun 8, '07
Jon..Jon...aku aja sebenarnya kaget begitu tau kamu mau berenti kerja, makanya terus aku chating nanyain "emangnya ada side job lainnya gitu?".... Maju terus Jon, ntar klo hasil kerjanya bagus semoga membuka jalan ke perusahaan2 lainnya...
gustianpelani wrote on Jun 9, '07
Sebuah keputusan yang sangat hebat dimana mas jonru berani mengambil resiko. Tapi aku yakin koq, kalau mas jonru benar2 yakin dan mantap dgn keputusannya itu.Sebenarnya, aku juga sama kondisinya dgn mas jonru. Aku juga ragu dalam mengambil keputusan. Apalagi sekarang aku baru mau tamat kuliah, aku juga ragu kalau kedepannya aku akan kerja kantoran, nggak kebayang akan seperti apa, tapi kayaknya akan sangat jenuh dan membosankan bagi aku. Aku juga ragu karena seolah2 nggak ada pilihan lain buat aku, padahal aku berharap lebih dari itu. Bedanya aku nggak begitu yakin dan mantap seperti mas Jonru. Mas Jon, Bagi dong tipsnya biar bisa yakin dalam mengambil keputusan.
ceumimin wrote on Jun 9, '07
Selamat menjalankan amanah baru pak..
Dan tetap bersyukur..
Kami bersyukur memiliki anda..
rinurbad wrote on Jun 9, '07
tetap semangat, Bang. dan alhamdulillah..
kita optimis saja. sekali-kali jatuh itu tak apa, asalkan ingat untuk bangun lagi.
kita saling mendoakan ya.
zabitmobibook wrote on Jun 12, '07
ya mas, kita sama-sama berjuang ya. semoga Allah tetap membuka rezeki buat kita semua, Amien.
sikrit wrote on Jun 12, '07, edited on Jun 12, '07
Salam alaikum..
Sabar ya Bang Jonru, Kami juga pernah mengalaminya ujian sprt ini, dan benar karena DOA, kami bisa berubah lebih baik..InsyaAllah Bang Jonru khan memiliki kelebihan yg gk dipunyai banyak org, saya yakin Allah membantu segala usaha Bang Jonru.. Gutlak ya Bang.

ps: Maaf nih baru silaturahmi lagi kesini..
dbaonk wrote on Jun 13, '07
bang jonru... bang jonru...
saya bilang dari dulu juga apa...
TETEP SEMANGAT !
hehehehe...
*semoga terus diberi ketabahan, karna setelah jalan berdebu dan berbatu, pasti ada jalan yang mulusss... cuma belum nyampe aja...*
sutanbatuah wrote on Jun 13, '07
waks.. kok ana kelewat ya? ngga kebagian proyek ... he he he....
cephasan wrote on Jun 13, '07
Assalamualaikum wr wb
saya juga pengen mengikuti langkah bang jonru, saya seorang pekerja di salah satu perusahaan swasta yang sekarang berada di luar negeri, ketika baru satu bulan disini, Alloh memberi saya ujian berupa ditinggalkan oleh ayah saya, sekarang saya hanya mempunyai empat orang adik yang masih kecil2 yang harus saya rawat, so...saya ingin waktu saya bersama mereka tetapi penghasilan juga tetep donk....so, saya pengen cari usaha sendiri ajach. do'ain yach....
onetea wrote on Jun 17, '07
subhanallaaah......
penuliskreatif wrote on Jun 21, '07
Salam kenal....Saya salut pada Anda! Saya berani memutuskan hal seperti itu setelah usia di atas kepala 4. Btw, boleh tau penawaran harga untuk membuat website perusahaan termasuk maintenance setiap bulan? Bisa lewat japri saya. Thanks.
aharoen wrote on Jun 29, '07
Assalamualaikum wr wb
Salam kenal juga, saya blogger pemula, mau turut komentar. Dari beberapa tulisan anda yang saya baca, ada tersirat keteguhan yang cukup kuat pada diri anda. Semoga anda bisa mencapai cita-cita anda. Saya juga sedang mencoba seperti anda, tapi mengingat saya masih pemula, saya masih belajar dulu jadi blogger, sebelum memutuskan untuk keluar dari kerja kantoran.
splineapp wrote on Mar 16
hampir sama dengan perjalanan hidup saya sekarang mas, hanya saja saya belum mempunyai istri dan belum menemukan titik terangnya... doakan agar berhasil ya mas Jonru..
erryanti wrote on Mar 27
sekarang dah sukses khan pak??;D
utara19 wrote on Apr 17
waduh...

saya berani tidak ya seperti om Jonru ?
thetrueideas wrote on Aug 2
ah, terlambat baca..tapi very useful post, saya jadi ingat apa yang Nabi ajarkan kepada sahabat Ibnu Abbas yang ketika itu masih kecil;

"Wahai anak kecil sesungguhnya aku ingin mengajarimu beberapa kata,

Jagalah Allah, maka pasti Allah menjagamu, jagalah Allah pasti kau akan menjumpai-Nya dihadapanmu.

Apabila engkau meminta maka mintalah kepada Allah dan jika engkau meminta pertolongan maka mintalah pertolongan kepada Allah.

Keyakinan yang luar biasa mas Jonru..
larass wrote on Aug 6
kebetulan saya juga lagi ngalamin hal yang sama pak....udah lama banget saya ingin lepas dan bebas dari ikatan kerjaan kantor yang numpuk. tapi belum tahu gimana caranya, makanya tak tunggu tulisan selanjutnya ya pak. sapa tahu bisa jadi motivasi saya juga.
jonru wrote on Aug 6
larass said
kebetulan saya juga lagi ngalamin hal yang sama pak....udah lama banget saya ingin lepas dan bebas dari ikatan kerjaan kantor yang numpuk. tapi belum tahu gimana caranya, makanya tak tunggu tulisan selanjutnya ya pak. sapa tahu bisa jadi motivasi saya juga.
mbak laras
tulisan ini sudah setahu lalu
jadi tulisan selanjutnya udah banyak
(alhamdulillah, kondisi saya sekarang sudah jauh berbeda)

coba dicek aja di blog saya ya :)
Add a Comment
   

Premium Account

Pendaftaran Sekolah-Menulis Online, Kini Bisa Setiap Hari, 24 Jam Nonstop. Langsung Belajar Setelah Mendaftar. Klik DI SINI >>


Kursus GRATIS "Pintar Menulis dalam 9 Minggu"
baruBerminat? Daftarkan diri Anda dengan cara mengisi formulir di bawah ini.
100 % GRATIS!
Nama
Panggilan:
Email:
Kota:
Negara:
Telepon:
Pekerjaan:
Powered by Sekolah-Menulis Online


Karya Jonru

Pemenang Pemilu 2009
Sekolah Online

Jonru
Konsultasi Penulisan
GRATIS bersama Jonru >>
free web stats
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help