Halo, apa kabar teman?
Sudahkah kamu menulis hari ini?
Sudahkah kamu bekerja keras untuk menjadi seorang penulis handal?
Belum? Kenapa?
Tak ada waktu? Tak ada tempat? Tak ada komputer?
Banyak masalah? Banyak kendala?
Ya, saya maklum. Tapi mari kita simak sejenak cerita seorang teman. Ia bernama
Eko Ramaditya Adikara. Nama yang cukup panjang. Tapi panggil saja ia Rama.
Ia punya situs pribadi yang rajin di-update dengan tulisan-tulisan yang bagus.
Huh, saya juga begitu!
Ia adalah seorang komposer musik digital
So what? Apa yang istimewa?
Ia rajin mengikuti perkembangan teknologi informasi
HIhihi.. garing amat! Apa yang istimewa dari fakta seperti ini?
Ya, memang itu semua tak terlalu istimewa. Bahkan biasa-biasa saja.
Tapi dengarlah, kawan. Rama ini adalah seorang tuna netra.
"Dulu saya sempat putus aja," ujarnya ketika berdiri di depan para peserta
Seminar Penulisan bidang TI,
tanggal 29 April lalu di Jakarta. "Saya sangat menyenangi dunia
teknologi informasi. Tapi dengan kondisi saya, dapatkah saya mewujudkan
keinginan itu?"
Alhamdulillah... suatu ketika Rama berkenalan dengan sebuah teknologi bernama
screen reader.
Ini adalah teknologi yang memungkinkan layar monitor kita bisa
berbicara. Ketika mouse saya menyentuh tombol Start, maka komputer saya
akan berbunyi "start". Ketika kursor sedang menyorot file "index.html",
maka komputer akan berbunyi "index.html".
"Dengan cara ini, saya tak perlu melihat ketika mengoperasikan komputer. Saya cukup memanfaatkan indera pendengaran saya."
Maka, sejak saat itu, Rama rajin menulis di
situs pribadinya, dan mendalami teknologi informasi. Ia punya keterbatasan, tapi ia punya motivasi yang kuat. Dan akhirnya ia berhasil.
Temanku tercinta, kamu punya tubuh yang sempurna. Panca indera kamu
lengkap. Kenapa kamu merasa serba kekurangan? Kenapa kamu merasa begitu
banyak kendala dan masalah, sehingga kamu merasa tak mampu menjadi
seorang penulis?
Menulislah sekarang juga. Sebab inilah salah satu cara kita untuk bersyukur atas nikmat yang telah diberikan Allah.
Senayan, 1 Mei 2006
Jonru
Link terkait:
Tulisan di detikinet.com
Jurnal Faiz (Tamu Istimewa)
Foto: Donny BU/detikinet.com