Blog EntrySiapakah yang Layak Disebut Penulis Sukses?Feb 13, '06 8:39 PM
for everyone
Dari sudut pandang dunia penulisan, seorang manusia yang suka menulis bisa digolongkan menjadi beberapa kategori berikut ini:

  1. Menulis hanya sebatas hobi, iseng-iseng belaka. Tak pernah ada niat untuk menekuninya secara serius. Saya punya sejumlah teman yang seperti ini. Tulisan-tulisan mereka sebenarnya bagus. Tapi ya gitu deh :(
  2. Punya keinginan yang kuat jadi penulis, tapi malas berusaha. Akhirnya, tak pernah jadi penulis beneran.
  3. Punya keinginan yang kuat jadi penulis, sudah berusaha keras, tapi belum berhasil.
  4. Sudah berhasil jadi penulis.
Untuk jenis manusia yang pertama, ia mungkin perlu diberi alasan dan "iming-iming" yang sangat kuat agar mereka mau serius menekuni dunia penulisan.

Untuk jenis manusia kedua, ia harus diberi motivasi yang kuat. Ia harus disadarkan bahwa tak ada kesuksesan yang bisa diraih tanpa kerja keras.

Untuk jenis manusia ketiga, mari kita doakan agar mereka dapat meraih kesuksesan dalam waktu dekat. Mereka juga harus terus didorong agar jangan putus asa. Kegagalan adalah sukses yang tertunda.

Untuk jenis manusia keempat, mari kita berguru pada mereka.

* * *

Pertanyaannya sekarang - sesuai judul tulisan ini: siapa yang sebenarnya layak disebut sebagai penulis sukses? Apakah ia harus sudah menerbitkan buku yang best seller? Apakah ia sudah bisa membiayai hidupnya dari menulis? Atau apa?

Terus terang, selama bertahun-tahun saya mencoba memikirkan hal ini. Secara pribadi, saya iri pada teman-teman yang sudah menerbitkan buku. Maka ketika ada penulis yang sudah menerbitkan buku, maka saya menganggap bahwa dia sudah sukses.

Namun, saya disadarkan oleh seorang sahabat yang mengatakan bahwa menerbitkan buku bukanlah segalanya. Itu tak bisa dijadikan tolak ukur utama. "Saya malah tak pernah peduli apakah saya sudah pernah menerbitkan buku atau belum. Bagi saya, yang penting saya terus menulis. Semakin banyak tulisan saya, maka saya semakin sukses sebagai penulis," ujarnya.

Ternyata, teman ini memandang kesuksesan dari segi produktivitas menulis.

Sementara itu, teman lainnya memiliki pandangan yang berbeda. Teman berikutnya juga begitu. Setiap orang ternyata memiliki konsep yang berbeda mengenai kesuksesan, khususnya di bidang penulisan.

Maka, saya pun terus berpikir. Siapa sebenarnya yang layak disebut penulis sukses?

Selama bertahun-tahun mencari jawaban tersebut, akhirnya saya tiba pada kesimpulan:

Penulis sukses adalah penulis yang karya-karyanya disukai oleh orang lain. Semakin banyak orang yang suka pada karyanya, maka si penulis tersebut semakin sukses.

Dengan konsep seperti ini, saya akhirnya sangat yakin bahwa sukses tidaknya seorang penulis tidak bisa diukur HANYA dari jumlah buku yang mereka terbitkan, jumlah tulisan mereka yang dimuat di media massa, atau jumlah lomba yang berhasil mereka menangkan.

Memang, hal-hal seperti itu adalah bagian dari prestasi seorang penulis. Ketika meraihnya, si penulis telah berhasil mencapai salah satu tonggak kesuksesan. Tapi kesuksesan yang sebenarnya bukan terletak di sana.

Penulis sukses adalah penulis yang karya-karyanya disukai oleh orang lain.

Ya, itulah konsep "penulis sukses" yang saya yakini. Untuk mencapai kondisi seperti itu, seorang penulis tentu harus mempublikasikan karya-karya mereka. Jika tidak, bagaimana mungkin karya mereka dibaca dan disukai oleh orang lain? Bagaimana mungkin karya mereka mendatangkan manfaat bagi masyarakat luas?

Dalam hal inilah, kehadiran sebuah MEDIA sangat diperlukan. MEDIA adalah jembatan yang menghubungkan pemikiran dan kreasi seorang penulis dengan para pembaca. Tanpa sebuah media, seorang penulis tak akan berarti apa-apa.

Lantas, apakah media yang dimaksud tersebut? Apakah sebuah majalah? Koran? Tabloid? Buku? Atau apa?

Kita tentu percaya, bahwa semua itu adalah media-media yang dapat dijadikan oleh penulis untuk "mentransfer" pemikiran dan karyanya kepada para pembaca. Namun, sesuai dengan konsep kesuksesan di atas, saya berpendapat bahwa media tidaklah sebatas itu.

Anda tentu masih ingat pada Nia, penulis novel Eiffel, I'm In Love. Ia tidak menawarkan novel ini ke penerbit manapun. Ia memfotokopinya sendiri, lalu dijual kepada teman-temannya. Berikut adalah kutipan sebuah artikel yang bercerita tentang kisah si Nia:

“Setelah novel Eiffel, I"'m in Love selesai (ditulis—red.), aku fotokopi jilid lakban sebanyak 20 eksemplar. Dan aku jual dengan harga 10.000. Ternyata novel itu banyak peminatnya. Setelah laku beberapa puluh, aku ganti jadi fotokopi jilid spiral. Waktu itu harganya naik jadi 12.000. Ternyata semakin laku dan aku ganti lagi jadi fotokopi jilid softcover. Setelah total laku sekitar 150 eksemplar, aku dapat pinjaman uang dari orang tua untuk nyetak buku. Akhirnya, aku nyetak kecil-kecilan. Aku taruh di Gramedia Mal Pondok Indah dan Gramedia Cinere. Ternyata laku, 100 eksemplar laku terjual dalam waktu kurang dari tiga minggu di satu toko buku,” kenang Nia.

(Sumber: vision.net.id)

Menurut saya, Nia bukan hanya penulis. Ia adalah entrepreneur sejati. Ia tidak hanyut oleh tradisi yang sudah melekat erat di industri penerbitan buku. Dan bagi saya, Nia adalah seorang penulis sukses, bahkan sebelum novelnya diangkat jadi film.

Selain Nia, masih banyak orang yang menurut saya sangat layak dikategorikan sebagai penulis sukses, walau karya-karya mereka belum pernah dimuat di media cetak, dan belum ada buku mereka yang terbit.

Kita boleh menyebut nama Enda Nasution. Saya tidak tahu apakah abang kita yang satu ini pernah memuat tulisannya di media cetak atau menerbitkan buku. Tapi walaupun belum pernah, saya tetap menganggap bahwa dia adalah penulis sukses. Sebab tulisan-tulisan di blog pribadinya dibaca oleh ribuan (bahkan mungkin jutaan) orang, dijadikan referensi, dikutip dan diforward ke mana-mana. Tentu saja, orang-orang tak akan melakukan ini jika mereka tidak tertarik pada tulisan-tulisan Enda.

Ya, benar. Fahri Asiza yang sudah menerbitkan puluhan novel adalah penulis sukses. Ayu Utami juga penulis sukses. Asma Nadia yang punya banyak penggemar dan beberapa kali memenangkan penghargaan Adikarya IKAPI pun merupakan penulis sukses. Helvy Tiana Rosa bahkan lebih sukses lagi.

Tapi sesuai konsep yang saya yakini di atas, bukan hanya mereka yang layak disebut sebagai penulis sukses. Nia, Enda Nasution, dan sejumlah penulis lain yang mungkin belum kita kenal namanya, adalah sosok-sosok manusia yang sangat layak kita beri predikat "penulis sukses".

* * *

Jadi, bagi kamu yang juga ingin jadi penulis sukses, yuk bekerja keras untuk meraihnya. Banyak jalan menuju Roma. Untuk jadi penulis sukses, tidak harus menerbitkan buku yang banyak, memuat tulisan di media cetak, memenangkan lomba penulisan, dan entah apa lagi.

Memang, semua itu adalah tonggak sukses. Tapi ketika kita melihat itu sebagai kesuksesan yang sebenarnya, saya percaya bahwa kita bukan manusia yang kreatif.

Ketika tulisan-tulisan kamu disukai oleh banyak orang, maka kamu adalah penulis sukses. Dan bila tulisan-tulian kamu mendatangkan banyak manfaat bagi orang lain, kamu bukan hanya menjadi penulis sukses di dunia. Insya Allah, kamu juga menjadi manusia yang sukses di akhirat kelak.

Maaf bila tidak berkenan.

Jakarta, 14 Februari 2006

Jonru

28 CommentsChronological   Reverse   Threaded
imamisnaini wrote on Feb 13, '06
Terima kasih mas atas pencerahaannya. Ketika SD dulu saya tidak pernah berfikir, menulis adalah pekerjaan yang sangat mulia, sehingga saya malas ketika ada tugas untuk mengarang. Saya menyadari itu ketika semasa kuliah, saya dikenalkan oleh teman satu kamar saya buku-buku yang menurutnya layak untuk dibaca, seperti novelnya Pram, bukunya Umar Kayam dll.

Menurut saya seorang penulis dikatakan sukses ketika dengan tulisannya itu dapat merubah kehidupan kita menjadi lebih baik dan beradap. Disukai banyak orang, mungkin disatu sisi dapat disebut sukses karena mampu mempengaruhi banyak orang untuk membacanya, tetapi saya berpendapat tulisan itu belum sukses selama belum mampu memberikan perubahan yang lebih baik pada kehidupan kita, belum mampu menggerakkan pembacanya untuk melakukan hal-hal yang baik dan tidak memberikan pencerahan pada pembacanya.
jonru wrote on Feb 13, '06
mungkin disatu sisi dapat disebut sukses karena mampu mempengaruhi banyak orang untuk membacanya, tetapi saya berpendapat tulisan itu belum sukses selama belum mampu memberikan perubahan yang lebih baik pada kehidupan kita
yup, betul sekali mas imam
itulah alasan saya menulis paragraf terakhir pada tulisan di atas :)
yartati wrote on Feb 13, '06
Penulis Sukses? tentu karyanya telah dibaca banyak orang dan ditunggu hadirnya karya berikutnya. Saya kok malah makin menurun produktivitasnya, apalagi stelah sakit beberapa bulan yl. Maksud hati ingin menulis tapi kok tidak seperti dulu mengalir ide2? Mohon pencerahannya untuk mengembalikan potensi saya dalam menulis. Makasih
jonru wrote on Feb 13, '06
yartati said
Maksud hati ingin menulis tapi kok tidak seperti dulu mengalir ide2? Mohon pencerahannya untuk mengembalikan potensi saya dalam menulis.
coba banyak membaca dan merenung, bu..
biasanya dari kegiatan2 seperti itu sering muncul ide2 yang tak terduga

(ide tulisan di atas misalnya, muncul ketika saya lagi mengendarai motor dari kantor menuju rumah, beberapa hari lalu. Tapi baru sempat ditulis tadi pagi.)
lelakibiasa wrote on Feb 13, '06
baru terbuka pikiran saya sedikit bang
jadi seperti itu ya pengertian penulis sukses yg sebenarnya
selama ini saya berpikiran penulis sukses itu penulis yg banyak menerbitkan buku
padahal belum tentu buku2 yg diterbitkan nya disukai banyak orang
terimakasih atas tulisannya
ciput wrote on Feb 13, '06
Saya pernah (dan sampai sekarang sebenarnya masih) pingin nerbitin buku, tapi belakangan saya nyadar buat apa saya mimpi muluk2, nulis mah nulis ajah... ga usah mikir apa bakal ada yg tertarik nerbitin, krn itung2 pasti dagang. Nah kalau udah dihitung rugi-laba, ga nyangkut dah kalkulasi saya yg sekelas tukang sayur doang ini.

Buat saya sekarang yg penting tulisan saya ada yg nikmati dan bisa mengambil manfaat darinya. Saya sudah cukup bahagia (entah apa krn saya sudah merasa sukses ya?) kalau orang2 membaca tulisan-tulisan saya yg ga pernah lolos review redaksi/editor (emang pernah diajuin? keh3x).

Thanks Bang, udah ngingetin saya pagi2.
jonru wrote on Feb 13, '06
jadi seperti itu ya pengertian penulis sukses yg sebenarnya
ya begitulah..
menurut saya, mas fahrul pun termasuk penulis sukses, karena tips trik nge-blognya bermanfaat bagi banyak orang :)
jonru wrote on Feb 13, '06
ciput said
Buat saya sekarang yg penting tulisan saya ada yg nikmati dan bisa mengambil manfaat darinya.
wah.,. sip banget :)
agungks wrote on Feb 13, '06
secara mendasar sukses ato gaknya seseorang dalam menulis itu tergantung tujuannya. Kalo tujuannya sekedar terapi, maka ketika setelah menulis ia merasa "sembuh" maka itupun sudah sukses. Kalo tujuannya membuat buku yg best seller, kalo belum best seller yaaa belum sukse..begitu hemat saya
annidalucu wrote on Feb 13, '06
saya juga pingin jadi penulis sukses, dunia akhirat.
tapi, sampai sekarang tulisan saya belum banyak dibaca orang :D
jonru wrote on Feb 13, '06
agungks said
begitu hemat saya
dengan kata lain, pengertian sukses itu memang sangat relatif, ya?
jonru wrote on Feb 13, '06
sampai sekarang tulisan saya belum banyak dibaca orang
kayaknya udah banyak deh :)
annidalucu wrote on Feb 13, '06
jonru said
kayaknya udah banyak deh :)

tepatnya, keliatannya banyak :D
okalaksana wrote on Feb 13, '06
Insya allah Bang Jonru juga penulis sukses. Tulisannya banyak dibaca dan dikomentari orang. Kemanapun ane pergi, ke milis, blog de el es be selalu ada tulisan bang jonru :) Penulis sukses juga menurut ane nih kalau mampu memberi pencerahan sama pembaca. Ane kadang2 lupa siapa penulis2 yang telah berhasil membuat ane tersentak, tersadar bahkan tergugu. Tapi bagi ane mereka adalah penulis yang sukses...
jonru wrote on Feb 13, '06
Penulis sukses juga menurut ane nih kalau mampu memberi pencerahan sama pembaca.
ya betul
setuju sekali pak :)
annidalucu wrote on Feb 13, '06
Penulis sukses juga menurut ane nih kalau mampu memberi pencerahan sama pembaca
betul betul, setuju sekali
berarti saya masih harus banyak belajar ya, supaya tulisan saya mampu mencerahkan pembacanya..
brounie wrote on Feb 14, '06
Insya allah Bang Jonru juga penulis sukses. Tulisannya banyak dibaca dan dikomentari orang
bener banget!!!
mediasauna wrote on Feb 14, '06
penulis sukses adalah penulis yang berhasil mempengaruhi pemikiran orang lain atau hingga mempengaruhi hidup orang lain walaupun kesuksesannya gak diakui oleh orang yang terpengaruh
indahlestari wrote on Feb 14, '06
Bener ya mas, kalo segala usaha kita tidak juga membuahkan hasil untuk mewujudkan manusia yang manusiawi, kayaknya lewat tulisan segalanya bisa diubah kalo emang orangnya mau memahami dan mau memperbaiki.

Tapi kenapa telah banyak tulisan2 bagus yang telah beredar, tapi manusianya masih seperti yang dulu ya? mungkin ini pr untuk kita2 generasi penerus? wallahu a'alam.....
hady82 wrote on Feb 14, '06
Jadi, seorang penulis sukses itu sangat bergantung sama konsumen ya? misalnya nih, ada buku bagus eh malah gak laku dipasaran. Sebaliknya, ada buku yg isinya cuman "semriwing" kok laris manis.
jonru wrote on Feb 14, '06
hady82 said
Jadi, seorang penulis sukses itu sangat bergantung sama konsumen ya?
ya enggak juga sih :)
nadnuts wrote on Feb 14, '06, edited on Feb 14, '06
jonru said
mari kita doakan agar mereka dapat meraih kesuksesan dalam waktu dekat
Amin...
:D
makasih doanya mas jonru...

*ge-er mode on*
albirru wrote on Feb 14, '06
setidaknya orang2 MP adalah penulis. ya kan?
bambangpriantono wrote on Feb 14, '06
Manusia MP juga penulis, meskipun karyanya tak terbacapun tetaplah dia seorang penulis
gimilham wrote on Feb 14, '06
jonru said
Anda tentu masih ingat pada Nia, penulis novel Eiffel, I'm In Love. Ia tidak menawarkan novel ini ke penerbit manapun. Ia memfotokopinya sendiri, lalu dijual kepada teman-temannya. Berikut adalah kutipan sebuah artikel yang bercerita tentang kisah si Nia:

“Setelah novel Eiffel, I"'m in Love selesai (ditulis—red.), aku fotokopi jilid lakban sebanyak 20 eksemplar. Dan aku jual dengan harga 10.000. Ternyata novel itu banyak peminatnya. Setelah laku beberapa puluh, aku ganti jadi fotokopi jilid spiral. Waktu itu harganya naik jadi 12.000. Ternyata semakin laku dan aku ganti lagi jadi fotokopi jilid softcover. Setelah total laku sekitar 150 eksemplar, aku dapat pinjaman uang dari orang tua untuk nyetak buku. Akhirnya, aku nyetak kecil-kecilan. Aku taruh di Gramedia Mal Pondok Indah dan Gramedia Cinere. Ternyata laku, 100 eksemplar laku terjual dalam waktu kurang dari tiga minggu di satu toko buku,” kenang Nia.
hmmmm... menarik :)
bisa dijadikan contoh neh... :D
Jzk Bang Jon... masukan berguna neh buat teman2 di Jerman yang rajin nulis, tapi bingung mo dipublish gimana...? :)
enda001 wrote on Feb 15, '06, edited on Feb 15, '06
Waduh makasih udah dikategorikan penulis sukses hehe. IMHO menulis sendiri sudah memberikan kenikmatan sih, tapi menurut saya sendiri yg penting bukan writing for writing sake.

Ada pesan yg ingin disampaikan, atau ide yang diutarakan atau perubahan yg diinginkan yang membuat orang menulis. Dan hingga tujuan-tujuan tersebut tercapai atau minimal terdekati maka mungkin baru bisa seorang penulis disebut sukses. :)
laurakhalida wrote on Feb 15, '06
iya yah... lebih baik kita jangan merasa sukses kali, ntar lupa diri dan nggak mau belajar atau berguru ama orang lain lagi...
akmal wrote on Feb 15, '06
kalo saya punya definisi yg lebih teknis dan lebih simpel aja soal penulis sukses, yaitu :
1. punya visi yang jelas dalam tulisan-tulisannya
2. punya idealisme dalam menyampaikan visinya tersebut
3. punya penghargaan yang tinggi terhadap karyanya sendiri
4. punya kepuasan terhadap setiap detil tulisannya
5. punya keberanian untuk membiarkan orang2 membaca karyanya

that's it.
Add a Comment
   

Premium Account

Pendaftaran Sekolah-Menulis Online, Kini Bisa Setiap Hari, 24 Jam Nonstop. Langsung Belajar Setelah Mendaftar. Klik DI SINI >>


Kursus GRATIS "Pintar Menulis dalam 9 Minggu"
baruBerminat? Daftarkan diri Anda dengan cara mengisi formulir di bawah ini.
100 % GRATIS!
Nama
Panggilan:
Email:
Kota:
Negara:
Telepon:
Pekerjaan:
Powered by Sekolah-Menulis Online


Karya Jonru

Pemenang Pemilu 2009
Sekolah Online

Jonru
Konsultasi Penulisan
GRATIS bersama Jonru >>
free web stats
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help